Jasad Graham Anderson dan kedua buah hatinya ini baru ditemukan oleh sang pemilik apartemen yang dihuni oleh Graham di wilayah Tidworth, Wiltshire, Inggris, pada Sabtu (1/9) waktu setempat. Saat itu sang pemilik apartemen tengah menunjukkan sejumlah apartemen lainnya kepada calon penyewa baru.
Semenjak kedua orangtuanya berpisah, kedua bocah tersebut tinggal bersama ibu mereka di Andover, Hampshire. Namun kemudian keduanya secara rutin datang mengunjungi Graham di kediamannya. Sang ibu, Victoria Jones (30) telah melihat jasad korban dan memastikan bahwa 2 anak yang telah tak bernyawa tersebut merupakan buah hatinya, yakni Jack (11) dan Bryn (3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian setempat masih menangani kasus ini. Meski mengkategorikan kematian korban dalam kasus ini cukup mencurigakan, namun kepolisian setempat tidak mencurigai adanya pelaku lain dalam kasus ini. Motif Graham melakukan perbuatan ini diduga karena masih tidak bisa menerima perpisahannya dengan sang istri.
Meski belum mengetahui secara pasti kronologi insiden ini, namun kepolisian mencurigai aksi keji Graham tersebut dilakukan pada Kamis (30/8) pagi waktu setempat.
"Sang ibu sangat-sangat terkejut mengetahui hal ini. Kami menyampaikan duka mendalam bagi pihak keluarga dan kerabat korban," ujar Kepala Detektif setempat, Inspektur Ian Saunders.
(nvc/ita)










































