Tim penyelamat diterjunkan ke lokasi yang berada di area Tambang Batu Bara Xiaojiawan, Provinsi Sichuan, beberapa saat setelah ledakan terjadi pada Rabu (29/8) waktu setempat. Mereka berhasil menyelamatkan 107 penambang yang terjebak di dalam area penambangan.
Namun sayangnya, 19 orang penambang ditemukan telah tak bernyawa, sedangkan 28 orang penambang lainnya yang diduga terjebak masih belum diketahui kondisinya. Demikian seperti dilansir oleh Reuters, Kamis (30/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aparat setempat masih menyelidiki lebih lanjut insiden ini. Polisi setempat telah memintai keterangan pemilik tambang ini, yakni Zhengjin Industry and Trade co.
Insiden serupa sebenarnya bukan hal baru di China. Sebagian insiden dinilai disebabkan oleh kurangnya standar keamanan kerja dan tekanan yang diberikan kepada para pekerja untuk memenuhi kuota hasil tambang.
Namun pemerintah setempat menyatakan, angkat kematian dalam insiden serupa cenderung berkurang. Menurut pemerintah, sebanyak 1.973 orang tewas dalam insiden yang terjadi di area penambangan pada tahun 2011 lalu. Sedangkan pada tahun 2010, tercatat ada 2.433 orang yang tewas dalam insiden serupa. Angka tersebut mengalami penurunan dari tahun 2009 yang mencapai 2.631 orang.
(nvc/nrl)











































