"Seluruh penumpang di Terminal C telah dievakuasi sebagai langkah pencegahan awal," ujar seorang juru bicara Bandara Schiphol yang enggan disebut namanya kepada Reuters, Rabu (29/8/2012).
Menurut juru bicara tersebut, penutupan dilakukan menyusul penemuan benda mencurigakan yang diduga sebagai bom peninggalan Perang Dunia II yang berakhir pada tahun 1945 silam. Tidak dijelaskan lebih lanjut bentuk dari benda mencurigakan tersebut, namun akibat hal ini operasional bandara terpaksa dihentikan sementara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terminal C yang menjadi lokasi penemuan bom tersebut diketahui melayani penerbangan bebas paspor untuk area Uni Eropa, dengan tujuan ke Prancis, Jerman, Spanyol dan Italia. Sang juru bicara menambahkan, tim penjinak bom telah diterjunkan ke lokasi untuk mememeriksa temuan yang diduga bom tersebut.
Bandara Schiphol dikenal sebagai bandara tersibuk kelima di wilayah Eropa. Pada tahun 2010 lalu, tercatat ada 45 juta penumpang yang berpergian melalui bandara ini.
(nvc/nrl)











































