Benda yang dinyatakan memiliki kandungan radioaktif sangat tinggi ini ditemukan di sebuah garasi yang ada di lantai dasar sebuah gedung di pusat kota La Paz, pada Selasa (28/8) waktu setempat. Lokasi penemuan uranium ini tidak jauh dari kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) dan Brasil.
Wakil Menteri Dalam Negeri Jorge Perez menduga, uranium tersebut berasal dari luar Bolivia. "Mungkin dari Brasil atau negara tetangga lainnya," ujar Perez, seperti dilansir AFP, Rabu (29/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, otoritas Bolovia tengah dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mencari tahu dari mana asal uranium ini dan hendak dikirim ke mana. Diketahui bahwa Bolivia tidak memiliki teknologi pengayaan uranium, sebuah proses untuk menghasilkan bahan pembuatan nuklir dan senjata atom.
"Kami terkejut mendapat temuan semacam ini, yang jelas-jelas mengancam kesehatan dan keselamatan banyak orang, dalam jumlah sangat besar dan di pusat kota La Paz," tutur Perez.
(nvc/nrl)










































