Diberitakan Reuters, Selasa (28/8/2012), insiden ini terjadi di kota Sanaa, Yaman. Saat itu, dia sedang berada di dalam mobil dan tiba-tiba dihadang oleh oleh sejumlah pria bersenjata yang langsung menembak membabi buta.
"Mobil berhenti di jalanan yang diblokir karena dikira sebuah pos pemeriksaan. Namun pria bersejata mencoba menyerbu mobil. Saat sopir meningkatkan kecepatan, mereka menembaki kami," terang Yassin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, tentara Yaman dengan dukungan Amerika Serikat telah memukul mundur para militan. Namun aksi mereka tetap saja muncul dengan serangkaian aksi bom bunuh diri atau serangan bersenjata.
Yassin Said Noman saat ini adalah anggota partai sosialis Yaman. Dia bersama tiga orang lainnya merupakan penasihat presiden Abdul Rabbo Mansour Hadi.
Sebelumnya menteri transportasi Yaman juga berhasil lolos dari serangan bersenjata di kota Aden.
(mad/dhu)











































