Diberitakan AFP, Selasa (28/8/2012), total ada 31 nelayan dalam kapal tersebut. Saksi melihat keberadaan mereka terakhir di perairan selatan pulau Jeju, Korsel, saat terombang ambing oleh angin kencang dan ombak.
Korea Selatan sudah memberikan peringatan adanya kemungkinan topan. Saat ini, topan yang dinamai Bolaven itu terus bergerak ke arah utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak militer AS dan Korsel menghentikan sementara program latihan bersama yang sudah dimulai pekan lalu akibat peristiwa ini.
(mad/dhu)











































