Pelaku penembakan brutal di gedung Empire State, New York diidentifkasi bernama Jeffrey Johnson, pria 53 tahun dari Manhattan. Dalam peristiwa ini dua orang tewas, termasuk si pelaku penembakan.
Seperti dilansir Reuters, Jumat (24/8/2012), Komisaris Polisi Raymond Kelly
menyebut pelaku pernah bekerja di Hazam Import. Pelaku diduga berselisih dengan mantan rekan kerja di perusahaan tersebut.
Setelah menembak dengan brutal, polisi membalas tembakan untuk melumpuhkan pelaku. Pelaku pun tewas. Saat ini sebuah terpal putih menutupi tubuh pelaku di dekat pintu masuk gedung kantor.
Seorang saksi mata yang bekerja di sebuah kantor dekat Empire State, mengaku mendengar letusan senjata api. "Saya mendengar suara tembakan, (terdengar) jelas dalam jumlah banyak," kata Dahlia Anister (33).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(fdn/slm)











































