Unjuk rasa tersebut diikuti oleh 4.500 pelajar dan mahasiswa yang berasal dari sejumlah sekolah tinggi dan universitas di Chili. Mereka menduduki sejumlah sekolah dan mengambil alih jalanan kota Santiago, pada Kamis (23/8) waktu setempat.
Para pelajar dan mahasiswa tersebut menuntut peningkatan dan perbaikan sistem pendidikan di Chili yang selama ini dinilai tidak adil dan terlalu mahal. Demikian seperti dilansir oleh AFP, Jumat (24/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu di dekat Istana Kepresidenan Chili di La Moneda, sejumlah demonstran berkerudung melempari polisi penjaga keamanan dengan batu dan botol sambil mengacung-acungkan tongkat. Untuk membubarkan mereka, polisi terpaksa menggunakan water cannon dan gas air mata. Aksi ini sempat memacetkan jalan utama kota Santiago selama 2 jam lebih.
Aksi protes para pelajar dan mahasiwa yang menuntut reformasi sistem pendidikan di Chili pecah sejak tahun lalu. Pekan lalu, dilaporkan sekitar 139 orang yang terlibat unjuk rasa di sejumlah sekolah ditangkap oleh polisi.
Kisruh soal sistem pendidikan ini berawal pasca masa kepemimpinan diktator Augusto Pinochet pada tahun 1973-1990 lalu. Di mana saat itu, anggaran bagi pendidikan umum di Chili mengalami pemotongan yang besar sehingga menyisakan sebuah sistem yang menguntungkan pendidikan swasta yang mahal yang tentu saja tak bisa dijangkau oleh rakyat kurang mampu.
(nvc/nrl)











































