Wow! Tony Blair Nikmati Tunjangan & Pensiun Hingga Rp 6 M Per Tahun

Wow! Tony Blair Nikmati Tunjangan & Pensiun Hingga Rp 6 M Per Tahun

- detikNews
Jumat, 24 Agu 2012 11:51 WIB
Wow! Tony Blair Nikmati Tunjangan & Pensiun Hingga Rp 6 M Per Tahun
Tony Blair (telegraph.co.uk)
London, - Semenjak tak menjabat, mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair masih mendapat tunjangan plus pensiun hingga mencapai lebih dari 400 ribu poundsterling, atau setara Rp 6 miliar, per tahun. Uang pensiun yang diterima oleh Blair juga diklaim yang terbesar, ditambah tunjangan tugas publik dan biaya petugas keamanan yang selalu mengawalnya.

Seperti dilansir oleh Daily Mail, Jumat (24/8/2012), terungkap bahwa sejak meninggalkan jabatannya sebagai PM Inggris pada tahun 2007 lalu, Blair meraup kekayaan hingga 30 juta poundsterling atau Rp 451 miliar. Bahkan dilaporkan sebanyak 20 juta poundsterling diperolehnya dari tugas sebagai penasihat pemerintah, memberi pidato dan konsultasi di sejumlah tempat.

Jumlah tersebut diambil dari uang pajak yang dibayarkan oleh para penduduk Inggris. Dinilai, pengungkapkan data ini akan memancing kemarahan para pembayar pajak di Inggris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Para pembayar pajak akan sangat terkejut jika menyadari bahwa Tony Blair masih menggunakan uang rakyat. Ketika mantan Perdana Menteri meninggalkan jabatannya dan mendapat banyak uang ketika berkiprah di dunia internasional, mereka seharusnya berpikir untuk meringankan beban yang dialami oleh para pembayar pajak," tutur perwakilan Aliansi Pembayar Pajak Inggris, Jonathan Isaby.

Departemen Keuangan setempat membeberkan, Blair menerima uang pensiun maksimum yang bisa didapatkan seorang mantan PM di Inggris, yang mencapai 70 ribu poundsterling atau Rp 1,05 miliar per tahunnya. Menurut Undang-undang Tahun 1972 yang mengatur tentang Pensiun Anggota Parlemen dan Pejabat lainnya, seorang mantan perdana menteri berhak mendapat uang pensiun 'sebesar setengah dari jumlah gaji yang diterimanya ketika berhenti'.

Besaran uang pensiun ini tidak didasarkan pada lama menjabat dan kontribusi yang dibuat si mantan PM. "Kami memastikan bahwa Tony Blair mendapatkan uang pensiun yang berhak didapatkannya dan besarannya dihitung berdasarkan besarnya gaji yang dia dapatkan sebagai Perdana Menteri ketika dia meninggalkan jabatannya," terang seorang juru bicara Departemen Keuangan.

Juru bicara tersebut juga menyebutkan, Blair mendapat gaji sebesar 128 ribu poundsterling (Rp 1,9 miliar) ketika berhenti dari jabatannya. Ini berarti, pria berusia 59 tahun ini berhak mendapat uang pensiun sebesar 64 ribu poundsterling (Rp 963 juta) per tahunnya. Namun mengacu pada inflasi yang terjadi selama 5 tahun terakhir, jumlah tersebut meningkat menjadi 75 ribu poundsterling (Rp 1,1 miliar).

Tidak hanya itu, setiap mantan PM Inggris berhak mendapat tunjangan 'tugas publik' sebesar 100 ribu poundsterling (Rp 1,5 miliar). Tunjangan ini diterima ketika si mantan PM menghadiri acara-acara penting publik. Tahun lalu, Blair mengklaim tunjangan ini hingga mencapai 115 ribu poundsterling (Rp 1,7 miliar). Selain itu, para pembayar pajak juga mendanai petugas keamanan yang selama ini mengawal Blair, sebesar 250 ribu poundsterling (Rp 3,7 miliar) per tahun. Para pengawal tersebut selalu mendampingi Blair di setiap kesempatan, termasuk saat berlibur dan perjalanan bisnis di luar negeri.

Hal tersebut semakin ironis jika melihat pada keputusan dua 'penerus' Blair, yakni Gordon Brown dan David Cameron, yang memutuskan untuk tidak mengambil uang pensiunnya dengan alasan 'terlalu murah hati'. Brown mengumumkan hal tersebut beberapa saat setelah menjabat dan menurunkan gajinya dari 197 ribu poundsterling menjadi 150 ribu poundsterling. Sedangkan Cameron yang kini masih menjabat juga mengikuti jejak Brown, dimana gajinya turun menjadi 142,5 ribu poundsterling.

(/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini