"Ini adalah tanggung jawab kita untuk mengambil tindakan atas sebuah ancaman serius, namun Israel tidak dalam posisi untuk melakukan hal seperti itu," kata Salehi dalam wawancara di Abu Dhabi seperti dikutip dari Reuters, Kamis (23/8/2012).
Salehi meyakini Israel tidak benar-benar serius dengan ancamannya. "Jika mereka benar-benar ingin mengambil langkah tersebut, mereka tidak akan membuat begitu banyak kebisingan tentang hal tersebut. Ini lebih merupakan langkah psikologis dan propaganda," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iran telah membantah tengah mengembangkan bom nuklir. Meski demikian, mereka mengatakan bisa menyerang Israel dan pangkalan militer AS di kawasan Israel jika mereka diserang.
"Negara kami waspada. Kami mempersiapkan diri untuk menghadapi ancaman apapun," tutur Salehi.
Pada Selasa (21/8) kemarin, Iran meluncurkan upgrade ke beberapa sistem persenjataan. Termasuk rudal jarak pendek yang memiliki akurasi tinggi. Mereka juga telah mulai membangun fasilitas pertahanan udara seluas 200 hektar.
(trq/trq)











































