Menurut AFP, Kamis (16/8/2012), sedikitnya 10 rumah rata dengan tanah akibat serangan udara di kota Aazaz yang terletak di sebelah utara kota Aleppo tersebut.
Direktur Syrian Observatory for Human Rights, Rami Abdel Rahman mengatakan, setidaknya 20 orang tewas dalam serangan pada Rabu, 15 Agustus waktu setempat itu. Para saksi mata di lokasi kejadian mengatakan, sedikitnya lima jasad telah dikeluarkan dari puing-puing bangunan dan banyak lainnya yang masih tertimpa reruntuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut organisasi pemantau HAM, Syrian Observatory for Human Rights, serangan udara itu dilancarkan oleh sebuah jet tempur MiG yang menargetkan bekas kantor pusat Partai Baath yang kini dikuasai kelompok pemberontak Free Syrian Army (FSA).
"Seluruh daerah rata dengan tanah," ujar Abdel Rahman. "Mereka yang tewas termasuk warga sipil dan para pejuang, namun yang jelas ada pangkalan Free Syrian Army di sana," imbuhnya.
(ita/vit)











































