"Setelah kedua panda tersebut tiba di Singapura, mereka akan dibawa menuju River Safari, menggunakan kendaraan khusus yang diatur suhu ruangannya," kata konsultan Weber Shandwick, Kleopas Danang, melalui pers rilis yang diterima detikcom, Rabu (15/8/2012).
Suhu ruangan kabin pesawat juga akan disesuaikan dengan habitat asli Kai Kai dan Jia Jia di Sichuan. Selain itu, petugas medis hewan turut diterbangkan bersama kedua binatang langka ini menuju Singapura.
"Selama penerbangan berlangsung, suhu ruangan kabin disesuaikan antara 18 sampai 22 derajat Celcius. Tim dokter hewan dan petugas jaga juga diterbangkan dari China ke Singapura menemani kedua panda untuk memastikan kondisi kesehatan panda tersebut," ujar Kleopas.
Kedua panda tersebut menumpang pesawat Singapore Airlines bukan tanpa alasan. Singapore Airlines diketahui bekerja sama dengan Wildlife Reserves Singapore, River Safari, dan China Wildlife Conservation Association.
"Kebutuhan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam semakin mendesak untuk dilakukan, dan sebagai maskapai resmi bagi program kerjasama terkait panda raksasa tersebut. Kita sangat bangga bisa berperan dalam menjaga kelestarian hewan-hewan yang terancam punah," kata Executive Vice President for Human Resources and Operations, Ng Chin Hwee.
(vid/mok)











































