Sekelompok pria bersenjata tersebut menembaki pejabat Suriah itu di pintu garasi gedung pada Selasa, 14 Agustus. Mereka kemudian membawa kabur kendaraannya.
Demikian seperti diberitakan Press TV, Rabu (15/8/2012).
Suriah telah mengalami pergolakan sejak pertengahan Maret 2011 lalu. Menurut kelompok-kelompok HAM, lebih dari 15 ribu orang, kebanyakan warga sipil, telah tewas selama konflik berkepanjangan tersebut.
Pemerintah Suriah menyebut konflik tersebut didalangi dari luar negeri. Presiden Suriah Bashar al-Assad pada 1 Agustus lalu mengatakan, negerinya sedang terlibat perang "krusial dan heroik" yang akan menentukan nasib negara tersebut. (ita/)











































