Hal tersebut disampaikan Sekjen OKI Ekmeleddin Ihsanoglu menjelang KTT OKI di Makkah hari Selasa ini. Ketika ditanyai para wartawan apakah para Menlu OKI telah memutuskan soal pemberhentian Suriah dari OKI, Ihsanoglu menjawab: "Ya."
"Keputusan itu telah disepakati berdasarkan konsensus dengan mayoritas absolut mendukung pemberhentian keanggotaan Suriah," kata Ihsanoglu seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (14/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari keseluruhan anggota OKI, hanya Iran dan Aljazair yang menentang rekomendasi pemberhentian Suriah dari OKI. "Kami tentunya tidak setuju dengan pemberhentian setiap anggota OKI," tegas Menlu Iran Ali Akbar Salehi.
"Pemberhentian keanggotaan tidak benar-benar menyelesaikan masalah dan tidak sesuai dengan piagam OKI," imbuhnya. "Kita harus mencari cara-cara lain, jalan dan mekanisme untuk menyelesaikan konflik dan krisis," pungkasnya.
Krisis yang terjadi di Suriah telah berlangsung selama 17 bulan lebih. Menurut kelompok-kelompok HAM, sekitar 18 ribu orang, sebagian besar warga sipil, telah tewas selama konflik berkepanjangan tersebut.
(ita/vit)











































