Dua pilot yang menjadi terdakwa dalam kasus ini, yakni Julio Poch dan Enrique de Saint Georges. Keduanya diadili di Mahkamah Agung (MA) Argentina atas tudingan pembunuhan dan penganiayaan pada masa perang tahun 1976-1983 silam, yang diwarnai kediktatoran militer Argentina.
Selain Poch dan Georges, seorang pengacara bernama Gonzalo Torres de Tolosa juga diadili dalam kasus yang sama. Tolosa merupakan satu-satunya warga sipil yang terjerat kasus ini. Demikian seperti dilansir oleh AFP, Sabtu (11/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ratusan tahanan politik menjadi korban dalam penerbangan maut yang marak di Argentina saat itu. Mereka dilemparkan ke laut dalam keadaan hidup-hidup dari dalam pesawat militer yang tengah mengudara. Salah satu korban diketahui seorang biarawati asal Prancis, Leonie Duquet.
Sedangkan menurut organisasi HAM setempat, sebanyak 30 ribu orang menghilang tanpa diketahui keberadaannya selama perang berlangsung.
(nvc/gah)











































