Pelaku Penembakan Kuil Sikh AS Tewas Akibat Tembakan Sendiri

Pelaku Penembakan Kuil Sikh AS Tewas Akibat Tembakan Sendiri

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 09 Agu 2012 10:07 WIB
Pelaku Penembakan Kuil Sikh AS Tewas Akibat Tembakan Sendiri
Wade Michael Page (AFP)
Wisconsin, - Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat (FBI) mengklarifikasi penyebab kematian pelaku penembakan di kuil Sikh, Wisconsin yang menewaskan 6 orang. Pelaku yang juga mantan anggota militer AS tersebut ternyata tewas akibat terkena letusan pistolnya sendiri.

Awalnya si pelaku yang bernama Wade Michael Page dinyatakan tewas akibat terkena tembakan polisi yang berusaha menghentikan aksinya pada Minggu (5/8) waktu setempat. Page dinyatakan tewas akibat luka tembakan di bagian perutnya.

Namun seorang agen khusus FBI Teresa Carlson yang juga pemimpin investigasi kasus ini memberikan klarifikasi. Menurutnya, penyebab kematian Page bukan karena tembakan polisi namun lebih karena terkena tembakan sendiri. Page dinyatakan tewas akibat luka tembakan di kepalanya. Namun tidak dijelaskan apakah Page tewas karena bunuh diri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Akibat luka tersebut, nampaknya Page meninggal akibat luka tembakan di kepala yang ditimbulkan oleh dirinya sendiri," tutur Carlson seperti dilansir oleh AFP, Kamis (9/8/2012).

Kepada wartawan setempat, Carlson menyatakan para penyelidik FBI masih belum menemukan motif penembakan yang dilakukan Page di sebuah kuil Sikh di Oak Creek, Wisconsin tersebut. FBI, lanjutnya, juga belum menemukan bukti kuat yang menunjukkan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.

Selain itu, Carlson menuturkan bahwa mantan pacar Page, Misty Cook, telah ditangkap pada Minggu (5/8) waktu setempat di rumahnya. Namun Cook ditangkap terkait kepemilikan senjata ilegal dan tidak terkait dengan kasus penembakan yang dilakukan mantan pacarnya, Page.

Diketahui bahwa Page bergabung ke militer AS pada tahun 1992. Namun dia diberhentikan dari militer pada tahun 1998 dan dinyatakan tak berhak untuk mendaftarkan diri kembali. Selain itu, Page juga digambarkan sebagai seorang 'neo-Nazi yang frustrasi' yang memimpin sebuah kelompok supremasi kulit putih.

(nvc/ita)


Berita Terkait