"Kami mengutuk sekeras-kerasnya serangan teroris mematikan kemarin," kata wakil juru bicara Departemen Luar Negeri AS Patrick Ventrell seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (7/8/2012).
"Situasi keamanan di Sinai adalah hal yang telah kami bahas dengan otoritas Mesir, ini sesuatu yang telah menjadi keprihatinan terus-menerus," imbuhnya kepada para wartawan di Washington.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam serangan yang terjadi Minggu, 5 Agustus tersebut, sekelompok pria bersenjata menembaki sebuah pos pemeriksaan di perbatasan dekat Israel sebelum masuk ke wilayah Israel. Sebanyak 16 prajurit penjaga perbatasan Mesir tewas dalam insiden itu. Menurut pihak Israel, lima pria bersenjata tersebut kemudian tewas ditembak pasukan Israel.
(ita/nvt)











































