Penembakan di Kuil Sikh Amerika Diduga Menargetkan Muslim

Penembakan di Kuil Sikh Amerika Diduga Menargetkan Muslim

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 06 Agu 2012 17:57 WIB
Penembakan di Kuil Sikh Amerika Diduga Menargetkan Muslim
Ilustrasi
New Delhi, - Para pemimpin dan politikus Sikh di India berduka atas aksi penembakan di sebuah kuil Sikh di Wisconsin, Amerika Serikat. Diduga, pelaku penembakan sebenarnya menargetkan muslim karena selama ini Sikh India sering dianggap sebagai muslim.

Menurut para politikus terkemuka Sikh di India, penembakan itu kemungkinan terjadi karena kekeliruan. Sebabnya, selama ini di AS, warga Sikh India yang mengenakan sorban dan memelihara jenggot kerap dikira sebagai muslim. Mereka telah menjadi target para aktivis anti-Islam, khususnya setelah serangan teroris 11 September 2001 di AS. Sorban tersebut dikenakan warga Sikh India untuk menutupi rambut mereka yang dibiarkan tumbuh.

"Saya pikir ini kasus kekeliruan identitas. Kaum Sikh sering keliru dianggap dari Timur Tengah," kata Manpreet Singh Badal, pendiri partai People's Party of Punjab seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (6/8/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Manjit Singh, ketua partai Shiromani Akali Dal Delhi, mengatakan bahwa aksi damai akan digelar hari ini di luar Kedutaan Besar AS di New Delhi, India untuk menunjukkan solidaritas dengan para korban. "Sikh banyak berkontribusi untuk Amerika, mereka bagian penting dari Amerika," cetus Singh.

"Ini kasus bermotif rasial dan pemerintah AS perlu mengedukasi rakyat soal komunitas-komunitas yang berbeda sehingga ini tidak terjadi lagi," tandasnya.

Aksi penembakan yang dilakukan seorang pria bersenjata di kuil Sikh di Wisconsin pada Minggu, 5 Agustus waktu setempat menewaskan enam orang. Dalam insiden itu, pelaku tewas ditembak polisi. Belum diketahui identitas pelaku penembakan.

(ita/vit)


Berita Terkait