Dicetuskan Ban, Dewan Keamanan PBB telah menjadi 'lumpuh' akibat perbedaan sikap mengenai Suriah. "Sekarang, dengan situasi yang kian memburuk, mereka harus kembali menemukan pijakan yang sama," tegas Ban seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (4/8/2012).
Pemimpin badan dunia itu pun mengungkit kegagalan PBB dalam pembantaian Srebrenica di Bosnia pada tahun 1995. Ban juga mengingatkan bahwa kepentingan rakyat Suriah harus lebih diutamakan dari setiap perbedaan sikap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam voting Majelis Umum PBB, resolusi tersebut disetujui oleh 133 negara anggota dengan 12 negara menolak dan 31 negara abstain. Amerika Serikat, Inggris dan Prancis pun menyambut resolusi tersebut.
Namun Rusia mengecamnya sebagai dukungan "menyolok" terhadap para pemberontak Suriah. Sikap yang sama disampaikan China yang menyatakan, penekanan terhadap pemerintah Suriah semata hanya akan memperburuk situasi dan menyebabkan krisis tersebut melebar ke negara-negara lain di wilayah tersebut.
(ita/ita)










































