Dokter bernama Kim ini membuka praktik di sebuah rumah sakit di distrik Gangnam, Seoul bagian selatan. Korban merupakan seorang wanita berusia 30 tahun dan bernama Lee. Demikian seperti dilansir oleh New Straits Times, Jumat (3/8/2012).
Juru bicara kepolisian setempat menjelaskan, korban mendatangi dokter Kim dan mengeluhkan soal gangguan tidur atau insomnia yang dialaminya. Dokter berusia 45 tahun ini kemudian memberikan obat penenang dengan dosis 5 mg tanpa resep kepada Lee, dengan tujuan menghilangkan insomnia yang diderita korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanpa berpikir panjang, dokter Kim kemudian meletakkan jasad Lee di kursi roda dan menutup wajahnya dengan masker bedah. Dokter Kim membawa jasad Lee keluar rumah sakit dan memasukkannya ke dalam mobilnya. Dia kemudian pergi dengan mobil tersebut ke sebuah taman di wilayah pinggiran Seoul. Di taman tersebut, dokter Kim kemudian meninggalkan mobilnya yang berisi jasad Lee.
Tapi beberapa jam kemudian, ada pejalan kaki yang menemukan jasad Lee di dalam mobil tersebut dan melapor polisi. Investigasi dilakukan oleh kepolisian setempat dan dokter Kim pun akhirnya menyerahkan diri. Investigasi polisi atas kasus ini masih berlanjut.
(nvc/ita)










































