Tolong! 3 Juta Warga Suriah Butuh Bantuan Pangan

Tolong! 3 Juta Warga Suriah Butuh Bantuan Pangan

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 02 Agu 2012 17:51 WIB
Tolong! 3 Juta Warga Suriah Butuh Bantuan Pangan
Anak-anak Suriah berebut bantuan (AFP)
Damaskus, -

Konflik yang terus terjadi di Suriah memicu dampak buruk bagi warganya. Sekitar 3 juta warga Suriah dilaporkan membutuhkan bantuan pangan dan pertanian secara mendesak.

Menurut Organisasi Pangan Dunia (FAO), dari jumlah tersebut sekitar 1,5 juta warga Suriah 'membutuhkan bantuan pangan segera dan mendesak untuk jangka waktu 3-6 bulan ke depan, terutama di wilayah yang dilanda konflik dan banyak warga telantar.'

"Hampir sebanyak 1 juta orang membutuhkan bantuan ternak dan tanaman pertanian seperti bibit, pangan untuk ternak, bahan bakar, dan perbaikan pompa irigasi," demikian pernyataan gabungan dari FAO dan Program Pangan Dunia PBB atau World Food Programme (WFP), seperti dilansir oleh AFP, Kamis (2/8/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bantuan pangan dan kebutuhan sehari-hari sangat dibutuhkan untuk jangka waktu 12 bulan, warga yang membutuhkan bantuan gizi diperkirakan mencapai 3 juta jiwa," imbuh pernyataan tersebut.

Hal tersebut dipaparkan dalam survei yang dilakukan pada Juni lalu oleh PBB dan FAO bekerja sama dengan Kementerian Pertanian Suriah. Hasil survei menemukan bahwa sektor pertanian Suriah mengalami kerugian sebesar US$ 1,8 miliar atau sekitar Rp 17 triliun pada tahun ini akibat konflik berkepanjangan.

Kerugian tersebut termasuk tanaman pertanian yang rusak, seperti gandum, jelai, ceri, pohon olive dan sayur-sayuran, serta hewan ternak yang mati dan rusaknya sistem irigasi.

"Di saat dampak ekonomi yang terjadi cukup serius, dampak kemanusiaan yang ada jauh lebih parah. Efek dari kerugian besar seperti ini, paling kejam dirasakan oleh mereka yang miskin. Sebagian besar keluarga yang tidak mampu, yang penghasilannya kecil dan pengeluarannya banyak, semakin menjalani kehidupan yang sulit dari hari ke hari," jelas perwakilan UNWFP di Suriah, Muhammad Hadi.

Akibat konflik tiada akhir yang terjadi di sejumlah wilayah Suriah, banyak petani yang terpaksa meninggalkan lahan pertanian mereka atau tidak mampu menggarap lahan mereka karena kurang tenaga, tidak adanya bahan bakar dan kondisi yang tidak aman. Dilaporkan bahwa masa panen di Daar'a, Homs, Hama, serta sejumlah daerah di Damaskus gagal dilakukan karena adanya konflik.

WFP mulai mengirimkan bantuan pangan ke Suriah pada Oktober 2011 dan perlahan-lahan telah meningkatkan operasinya hingga mencapai 540 ribu orang pada Juli lalu. WFP bermaksud memberikan bantuan untuk sekitar 850 ribu orang pada bulan Agustus ini.

(nvc/ita)


Berita Terkait