Menurut data yang dirilis oleh Badan Penanggulangan dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional (NDRRMC), sebagian besar korban tewas akibat hanyut dan tenggelam terbawa arus banjir yang deras. NDRRMC melaporkan, sebagian korban tewas berasal dari wilayah Luzon yang merupakan wilayah paling parah terkena dampak badai Gener ini.
Badai Gener yang ditandai dengan angin kencang dan hujan deras ini memicu banjir bandang di sejumlah wilayah Luzon, termasuk daerah Metro Manila. Di wilayah Luzon, badai Gener ini menghancurkan 2.785 rumah warga. Demikian seperti dilansir oleh The Philippine Star, Kamis (2/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah provinsi Cavite dan Laguna telah menyatakan status darurat bencana di wilayah masing-masing. Wilayah Metro Manila, termasuk Malabon dan Valenzuela dilanda banjir sejak Senin (30/7). Sedangkan di wilayah pulau Camiguin dilaporkan mengalami mati lampu total akibat badai ini.
Diprediksi hujan deras dan angin kencang masih akan membayangi sebagian besar wilayah Luzon sepanjang hari ini. Dinas Layanan Astronomi, Geofisika, dan Atmosfer Filipina (PAGASA) memprediksi, badai Gener akan mulai beranjak meninggalkan wilayah Filipina pada Jumat (3/8) pagi waktu setempat.
(nvc/ita)











































