Keterlaluan! Seorang anak perempuan di Rusia dipaksa hidup bersama dengan sapi oleh orangtuanya. Parahnya, bocah berusia 5 tahun ini tidak mampu berbicara bahasa manusia sama sekali. Dia hanya bisa berkomunikasi dengan suara lenguhan sapi.
Diduga, anak ini diabaikan oleh orangtuanya dan dibiarkan tinggal di dalam kandang sapi. Untungnya, anak malang ini berhasil diselamatkan oleh kepolisian Rusia setelah mendapat laporan dari seorang warga setempat. Sang anak ditemukan di dalam kandang di sebuah peternakan kecil di wilayah Solikamsk, Pengunungan Ural, Rusia.
Menurut polisi, salah seorang tetangga yang merasa khawatir akhirnya melapor ke polisi. Kepada polisi, sang tetangga menyebut 'ada seorang gadis kecil yang tinggal bersama sapi' di sebuah peternakan yang dimiliki oleh orangtua si gadis kecil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditemukan oleh polisi, anak perempuan yang tidak memiliki nama ini tidak tahu bagaimana cara makan dan minum dengan benar. Dia memilih untuk minum susu langsung dari tempat minum untuk sapi.
Anak ini juga tidak mengenakan pakaian dengan lengkap. Polisi menduga, gadis kecil ini sudah lama dibiarkan tinggal bersama hewan ternak di kandang tersebut. Belakangan diketahui pula bahwa anak perempuan ini sering dikunci oleh orangtuanya di dalam gudang.
Dugaan sementara, gadis kecil ini ditelantarkan oleh ibunda dan ayah tirinya yang tidak bertanggungjawab. Karena tidak mau mengasuh gadis kecil tersebut, keduanya memaksa bocah itu tinggal di kandang bersama hewan-hewan ternak.
Pasca diselamatkan oleh polisi, bocah ini sempat ditempatkan di sebuah pusat rehabilitasi setempat dan kini tinggal bersama keluarga angkatnya yang baru.
(nvc/ita)











































