Cenderamata Bertuliskan Lodnon 2102 Oimplycs

Cenderamata Bertuliskan Lodnon 2102 Oimplycs

- detikNews
Minggu, 29 Jul 2012 17:49 WIB
Cenderamata Bertuliskan Lodnon 2102 Oimplycs
London - Sebagai hajatan akbar, Olimpiade London 2012 tentu lekat dengan merchandise. Namun aturan ketat terkait merek dagang Olimpiade membuat para penjual cenderamata harus memutar otak.

Ide unik datang dari sebuah toko pakaian pria di Surbiton, Sout-West London. Toko ini merancang kaos dengan gambar kotak-kotak dengan warna-warni khas Olimpiade, dan bukan dengan gambar cincin seperti lazimnya. Yang unik lagi, tulisan yang terdapat di pakaian itu bukan London 2012 Olympics melainkan Lodnon 2102 Oimplycs. Itu merupakan trik untuk menghindari gugatan merek dagang. Demikian diberitakan Daily Mail, Minggu (29/7/2012).

Bagaimana reaksi panitia Olimpiade terkait 'pelesetan' itu masih perlu dipantau. Namun panitia sejauh ini telah menegur sejumlah toko yang dianggap melanggar aturan dagang Olimpiade karena kreasi mereka, yang sebetulnya juga bertujuan untuk menyemarakkan Olimpiade.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di antara mereka yang sudah kena tegur misalnya pemilik toko bunga Lisa Cross. Dia merangkai 5 cincin warna-warni Olimpiade terbuat dari kertas tisu dengan obornya, lalu digantungkan di jendela tokonya. Petugas standar perdagangan menyebut kreasinya itu merupakan bentuk "penyalahgunaan" logo Olimpiade yang membuatnya berisiko digugat oleh penyelenggara Olimpiade.

"Petugas standar perdagangan mengaku suka dengan displai tersebut namun meminta kami untuk menurunkannya atau kami akan digugat. Kami hanya menjalankan toko ini selama 16 bulan. Saya tidak mungkin melawan mereka, mereka adalah organisasi besar. Saya mencoba mengembangkan bisnis saya, bukan menghancurkannya," ujarnya.

Yang juga ditegur adalah seorang manajer kafe yang menggantungkan 5 kue bagel besar menyerupai 5 cincin Olimpiade. Petugas berwenang menyebut formasi itu menyalahi aturan dan bisa dibawa ke pengadilan.

(nrl/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads