Insiden ini terjadi pada Jumat (27/7) tengah malam waktu setempat. Saat itu, jeep tersebut tengah melaju ke wilayah Ridi, distrik Palpa, sekitar 120 km dari Kathmandu, ketika tiba-tiba sang sopir hilang kendali dan mobil tergelincir kemudian jatuh ke dalam sungai. Parahnya, mobil tersebut jatuh dari ketinggian 100 meter sebelum masuk ke dalam sungai.
"Warga setempat yang mengetahui kecelakaan ini kemudian mendatangi polisi. Diperkirakan jumlah korban tewas akan terus meningkat karena tim penyelamat terus berusaha mencari jasad korban," ujar juru bicara Kepolisian Nepal, Rajendra Singh Bhandari, seperti dilansir oleh AFP, Sabtu (28/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian distrik setempat menyatakan, para peziarah tersebut juga membawa jasad seorang kerabatnya untuk dimandikan di Ridi. Tapi sayangnya, mereka justru mengalami kecelakaan sebelum mencapai tujuan.
"Jalanan yang berbukit memang susah dilalui dan banyak jalan yang berkelok-kelok di lokasi kecelakaan terjadi. Kami menduga, jeep tersebut gagal untuk mengerem," tutur kepala kepolisian distrik setempat, Inspektur Purshotam Pandey.
Perlu diketahui bahwa Nepal tengah dilanda musim penghujan pada bulan Juli ini. Hal ini membuat ketinggian air sungai meningkat drastis dan tidak sedikit kendaraan yang hilang kendali saat berkendara pada musim penghujan.
Menurut catatan pemerintah, kecelakaan lalu lintas di Nepal disebabkan oleh sejumlah hal, seperti kondisi jalan yang buruk, kendaraan yang tidak dirawat dengan baik dan cara mengemudi yang ugal-ugalan. Tercatat sejak tahun 2010, terdapat 1.734 kematian akibat kecelakaan lalu lintas di Nepal.
(nvc/gah)











































