Seperti dilansir oleh news.com.au, Kamis (26/7/2012), pria bernama John Gilbert Gordon ini dinyatakan bersalah atas 6 dakwaan pengiriman paket berisi peledak, 2 dakwaan pengiriman surat ancaman, dan satu dakwaan ancaman pembunuhan. Perbuatan Gordon tersebut ditujukan kepada PM Gillard dan sejumlah pejabat publik lainnya, dalam jangka waktu November 2007 hingga November 2010 lalu.
Paket ancaman yang dikirim Gordon tersebut berisi peluru-peluru kaliber 0.22 yang dipasang di dalam sebuah detonator aktif. Paket tersebut disertai dengan surat ancaman. Sejumlah pejabat publik, selain Gillard, yang dikirimi paket tersebut antara lain mantan Gubernur Queensland Anna Bligh, Gubernur Bank Federal Glenn Stevens, Pemimpin Oposisi Federal Tony Abbott, CEO Bank Westpac Gail Kelly, dan Uskup Agung Gereja Katolik Brisbane John Battersby.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hakim Brian Devereaux menyatakan perbuatan Gordon ini merupakan 'kampanye teror' yang sengaja dilakukan karena merasa marah atas sejumlah isu-isu politik dan sosial, salah satunya soal polemik pencari suaka yang marak di Australia.
"Anda mengirimkan peledak melalui pos sebanyak 6 kali. Tindakan Anda dikecam oleh masyarakat. Masing-masing dari 11 kali penyalahgunaan layanan jasa pos yang Anda lakukan sangatlah serius," ujar hakim Devereaux.
Gordon dijatuhi hukuman 2,5 tahun penjara oleh pengadilan, namun hakim menyatakan Gordon bisa bebas setelah menjalani masa hukuman selama 8 bulan jika dinyatakan bersikap baik selama dalam tahanan.
(nvc/)










































