Duh! Wanita Malaysia Dijambret Saat Berada dalam Toilet Mal

Duh! Wanita Malaysia Dijambret Saat Berada dalam Toilet Mal

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 26 Jul 2012 14:48 WIB
Duh! Wanita Malaysia Dijambret Saat Berada dalam Toilet Mal
Ilustrasi (Asia One)
Kuala Lumpur, - Aksi kejahatan saat ini terkadang tidak lagi memandang lokasi dan waktu. Seperti yang terjadi di Malaysia, di mana seorang wanita menjadi korban penjambretan di toilet. Parahnya, si pelaku yang berjenis kelamin pria ini nekat beraksi saat korbanya tengah berada di dalam toilet sebuah pusat perbelanjaan setempat.

Diberitakan oleh The Star, Kamis (26/7/2012), seorang mahasiswi bernama Sylvia Chew menceritakan pengalaman anehnya ini dalam akun jejaring sosial Facebook miliknya. Insiden ini dialaminya pada Senin (23/7) sore waktu setempat di sebuah toilet perempuan di pusat perbelanjaan Sunway Pyramid, Malaysia.

Ketika berada di dalam salah satu bilik toilet tersebut, Sylvia meletakkan tas tangannya di atas tangki air toilet. Beberapa saat kemudian Sylvia melihat ada lengan menjulur dari bilik toilet di sebelahnya dan menjambret tas tangan miliknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sylvia sontak berteriak dan kemudian mengejar pelaku hingga keluar. "Sepertinya dia takut jadi dia menjatuhkan tas milik saya di lantai dan kemudian kabur," ucap Sylvia.

Dengan dibantu sejumlah pengunjung lainnya, Sylvia tetap berusaha mengejar pelaku, namun upaya mereka gagal karena pelaku berhasil lolos melalui tangga darurat.

Pasca insiden ini, Sylvia pun melapor ke pihak keamanan pada pusat perbelanjaan tersebut. Sylvia mengaku dirinya mencurigai seorang pria berusia 30-an tahun yang tampak aneh karena berdiri di luar toilet dalam waktu yang cukup lama.

Direktur Pemasaran pusat perbelanjaan tersebut, Phang Sau Lian, membenarkan insiden ini. Dia bahkan menyatakan wajah pelaku tertangkap dalam kamera CCTV yang ada di luar area toilet.

"Kami melihat dalam rekaman video, si pelaku berlari keluar toilet. Kami telah menyebarkan gambar pelaku ke seluruh pos keamanan di mal kami," terang Phang.

Meski Sylvia enggan melapor ke polisi karena tidak ada barang-barangnya yang hilang, namun pihak pusat perbelanjaan tetap melapor ke polisi dan menyerahkan rekaman CCTV tersebut sebagai bukti. Bahkan, rekaman CCTV tersebut juga akan diberikan ke pihak asosiasi pusat perbelanjaan di Malaysia untuk disalurkan ke sejumlah mal lainnya sebagai langkah antisipasi.

(nvc/)


Berita Terkait