"Kami telah menerima jaminan tegas dari Damaskus bahwa keamanan senjata-senjatanya tersebut sangat terjamin," kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Gennady Gatilov dalam wawancara dengan kantor berita ITAR-TASS dan dilansir AFP, Rabu (25/7/2012).
Gatilov menekankan, Suriah sebagai negara penanda tangan protokol Jenewa yang melarang penggunaan senjata kimia, mengetahui benar kewajibannya untuk menolak penggunaan metode perang seperti itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun diingatkan Gatilov, bagaimanapun jaminan yang diberikan rezim Presiden Bashar al-Assad, senjata kimia tersebut masih bisa jatuh ke tangan oposisi.
Sebelumnya, pemerintah Suriah mengancam akan menggunakan senjata kimia yang dimilikinya jika terjadi serangan dari luar negeri. Ancaman Suriah ini menuai kecaman dari Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang mengingatkan Suriah untuk tidak melakukan kesalahan tragis.
(ita/nrl)











































