Turki Tutup Perbatasannya dengan Suriah

Turki Tutup Perbatasannya dengan Suriah

- detikNews
Rabu, 25 Jul 2012 17:54 WIB
Turki Tutup Perbatasannya dengan Suriah
Ilustrasi
Istanbul, - Pemerintah Turki menutup jalur perbatasannya dengan Suriah. Namun penutupan ini hanya berlaku bagi arus komersil sedangkan bagi para pengungsi yang kabur dari konflik Suriah masih tetap dibuka.

Penutupan ini diumumkan oleh Kementerian Perdagangan dan Bea Cukai Turki dan mulai berlaku sejak hari ini. Menurut salah seorang pejabat kementerian tersebut, penutupan diberlakukan bagi seluruh wilayah perbatasan dengan Suriah. Hal ini menyusul semakin memburuknya krisis kemanusiaan yang terjadi di sejumlah wilayah Suriah dan telah mengancam keselamatan banyak warga sipil.

Menurut pejabat tersebut, wilayah perbatasan menjadi area yang berbahaya bagi para pengemudi truk yang membawa barang-barang komersil untuk keperluan perdagangan kedua negara. Mereka bisa saja menjadi target serangan atau juga bisa terjebak di tengah-tengah baku tembak yang terjadi antara tentara pemerintah dengan kelompok pemberontak. Demikian seperti dilansir oleh Reuters, Rabu (25/7/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara terpisah, juru bicara Komisi Tinggi Untuk Pengungsi PBB (UNHCR), Sybella Wilkes, memastikan bahwa jalur perbatasan Turki dengan Suriah masih terbuka bagi warga Suriah yang ingin mengungsi ke wilayah Turki. Diketahui bahwa sejak unjuk rasa menentang rezim Presiden Bashar al-Assad pecah di Suriah pada Maret 2011 lalu, tercatat ada ratusan ribu warga Suriah yang melarikan diri ke negara lain.

"Kami menerima kepastian bahwa jalur tersebut tetap terbuka. Wilayah perbatasan hanya tertutup bagi seluruh lalu lintas komersial antar kedua negara, itu yang kami dengar dari pemerintah Turki. Pemerintah Turki masih tetap terbuka untuk menyambut para pengungsi dan menawarkan perlindungan kepada mereka," tegas Wilkes kepada Reuters.

Wilkes menambahkan, tercatat ada 300 warga Suriah yang telah 'menyeberang' ke wilayah Turki dalam semalam. Sebagian besar dari mereka memilih menggunakan jalur informal karena takut ditangkap dan dikembalikan ke Suriah.

Sementara itu, UNHCR mencatat sejauh ini ada sekitar 120 ribu pengungsi Suriah yang telah menyeberang ke negara tetangga, seperti di Irak ada 7.490 orang, Yordania ada 36.323 orang, dan Turki ada 43.387 orang. Dalam beberapa minggu terakhir, jumlah pengungsi tersebut meningkat 2 kali lipat hingga mencapai 1.200-1.300 orang per hari.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads