AS Kecam Keras Rentetan Serangan di Irak Saat Bulan Suci Ramadan

AS Kecam Keras Rentetan Serangan di Irak Saat Bulan Suci Ramadan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 24 Jul 2012 10:09 WIB
AS Kecam Keras Rentetan Serangan di Irak Saat Bulan Suci Ramadan
Washington, - Rentetan serangan bom dan penembakan di Irak menewaskan sedikitnya 111 orang pada Senin, 23 Juli. Pemerintah Amerika Serikat mengecam keras serangkaian kekerasan yang terjadi saat bulan suci Ramadan itu.

"Kami mengecam keras serangan-serangan ini yang terjadi di Irak. Menargetkan orang-orang tak bersalah adalah pengecut," cetus juru bicara Departemen Luar Negeri AS Victoria Nuland kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (24/7/2012).

"Ini lebih-lebih lagi tercela selama bulan suci Ramadan ini," imbuh Nuland. Ditegaskan Nuland, siapapun yang mendalangi serangan-serangan tersebut akan gagal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami terus memberikan keamanan yang semestinya, mendukung rakyat Irak berdasarkan permintaan mereka, menyangkut peralatan dan pelatihan dan sejenisnya, dan kami akan terus melakukan itu," tandas Nuland.

Pejabat-pejabat Irak mengatakan, sebanyak 28 insiden terjadi di 19 kota di Irak pada Senin (23/7) dan menewaskan 111 orang. Sedikitnya 235 orang juga luka-luka dalam rentetan pengeboman dan penembakan tersebut. Serangkaian kekerasan tersebut merupakan yang paling mematikan di Irak dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas rentetan serangan tersebut. Namun gelombang kekerasan itu terjadi setelah jaringan teroris Al-Qaeda mengancam akan berupaya mengambil-alih wilayah tersebut.

(ita/nrl)


Berita Terkait