Demikian diberitakan The Wall Street Journal mengutip pejabat-pejabat AS yang tidak disebutkan namanya seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (23/7/2012).
Menurut pejabat-pejabat AS tersebut, upaya itu dimaksudkan untuk membuat Irak menutup wilayah udaranya untuk penerbangan-penerbangan antara Iran dan Suriah, yang diyakini intelijen AS membawa senjata-senjata untuk pasukan pro-pemerintah Suriah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pejabat-pejabat AS tengah melakukan pembicaraan dengan pemerintah Mesir sebagai upaya untuk menghalangi kapal Amin tersebut. Alasan AS, kapal tersebut tidak memiliki tanda yang benar dan tidak memiliki asuransi yang diakui internasional.
Diimbuhkan bahwa AS juga telah memberikan laporan intelijen mengenai Suriah kepada militer Suriah dan Turki yang bekerja sama erat dengan para pemberontak Suriah.
Informasi ini mencakup gambar dari satelit-satelit militer dan peralatan pengintaian lainnya yang memberikan detail mengenai lokasi-lokasi militer Suriah. Informasi ini bisa bermanfaat bagi para pemberontak Suriah.
Namun menurut pejabat-pejabat AS, meskipun upaya-upaya telah dilakukan, namun sejumlah kapal yang mengangkut senjata dan bahan bakar untuk Suriah tetap saja bisa lolos.
(ita/nrl)











































