PBB Nilai Suriah Tidak Mampu Lindungi Warganya

PBB Nilai Suriah Tidak Mampu Lindungi Warganya

- detikNews
Sabtu, 21 Jul 2012 19:38 WIB
PBB Nilai Suriah Tidak Mampu Lindungi Warganya
Jakarta - Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menilai pemerintah Suriah tidak mampu melindungi warga sipilnya selama konflik. Ketua PBB Ban Ki Moon menyatakan pemerintah Suriah sebagai 'Gagal' dan menyerukan masyarakat internasional menghentikan kekerasan di Suriah.

"Pemerintah Suriah telah gagal melindungi warga sipil, dan komunitas internasional memiliki tanggung jawab kolektif untuk hidup sesuai dengan Piagam PBB dan bertindak atas prinsip-prinsipnya," kata Ban Ki Moon dalam kunjungannya ke Kroasia, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (21/7/2012).

Peningkatan jumlah korban dan kondisi sosial di Suriah membuat Sekjen PBB asal Korea tersebut gerah. "Saya sangat tertekan dengan jumlah korban tewas yang meningkat dan jumlah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka," ujar Ban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada berita sebelumnya, menurut organisasi pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights, korban tewas dalam konflik kekerasan Suriah pada Kamis (19/7) kemarin mencapai jumlah tertinggi semenjak unjuk rasa pecah pada Maret 2011 lalu. Para korban tewas terdiri atas 109 warga sipil, 93 tentara pemerintah dan 46 anggota kelompok militan maupun pemberontak.

Bentrokan antara tentara pemerintah Suriah dan kelompok pemberontak yang tergabung dalam Free Syrian Army pada Kamis kemarin, dipusatkan pada ibukota Damaskus dan sejumlah wilayah lainnya, seperti Homs, Aleppo, Idlieb dan Hama.

"Jumlah korban tewas ini merupakan yang terbanyak yang pernah tercatat dalam 16 bulan terakhir," ucap Direktur Syrian Observatoru for Human Rights, Rami Abdel Rahman, kepada AFP.

Ditambahkan Rami, jumlah korban tewas masih bisa bertambah mengingat konflik kekerasan dan bentrokan masih terus terjadi di beberapa wilayah. Selain itu, ada sejumlah jasad yang belum teridentifikasi.


(vid/mpr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads