Jual Obat Viagra Palsu, Warga AS & Kanada Ditahan di Filipina

Jual Obat Viagra Palsu, Warga AS & Kanada Ditahan di Filipina

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 21 Jul 2012 16:50 WIB
Jual Obat Viagra Palsu, Warga AS & Kanada Ditahan di Filipina
Ilustrasi
Manila, - Seorang warga Amerika Serikat dan seorang warga Kanada ditahan di Filipina karena menjual obat Viagra palsu. Keduanya menjual pil-pil obat kuat tersebut lewat internet.

Nicolai Boutnine asal Kanada dan Joseph Dean, warga negara AS tersebut termasuk di antara enam tersangka yang ditangkap ketika polisi menggerebek sebuah call-centre di Kota Mandaue, Filipina tengah.

Para tersangka tersebut diproses hukum menyusul operasi kepolisian yang dilakukan untuk merespons komplain dari raksasa farmasi Pfizer yang memproduksi obat kuat Viagra tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sedang berkoordinasi dengan US Immigration and Customs Enforcement untuk mengamankan sejumlah bukti yang diperlukan untuk persidangan mereka," kata juru bicara kepolisian setempat Don de Dios kepada kantor berita AFP, Sabtu (21/7/2012).

Dikatakan de Dios, perusahaan call-centre, 724Care Inc tersebut menggunakan teknologi komputer yang digunakan raksasa internet Google untuk menyimpan data penjualan secara virtual. Hal ini membuat kepolisian setempat tak bisa menemukan tanda terima penjualan dan dokumen-dokumen terkait ataupun obat-obat palsu itu sendiri, yang lokasi penyimpanannya masih belum diketahui.

Dikatakan de Dios, kepolisian Filipina membutuhkan bantuan otoritas AS untuk memperoleh data dari pemilik server yang memiliki akun 724care.net tersebut.

De Dios mengatakan, dua warga asing itu beserta empat tersangka lainnya yang berkebangsaan Filipina, didakwa atas penipuan dan penjualan obat-obatan palsu. Jika terbukti bersalah, mereka bisa diancam hukuman penjara maksimum 10 tahun.

(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini