"Ribuan warga Suriah menyeberang ke Libanon kemarin. Berbagai laporan menyebutkan antara 8.500 dan 30.000 orang telah menyeberang dalam 48 jam terakhir," kata Melissa Fleming, juru bicara badan pengungsi PBB, UNHCR kepada para wartawan di Jenewa, Swiss seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (20/7/2012).
Korban jiwa akibat konflik Suriah terus berjatuhan. Bahkan yang terbaru dilaporkan, 248 orang tewas dalam sehari. Dari jumlah tersebut, diketahui sebanyak 109 korban tewas merupakan warga sipil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bentrokan antara tentara pemerintah Suriah dan kelompok pemberontak yang tergabung dalam Free Syrian Army pada Kamis kemarin, dipusatkan pada ibukota Damaskus dan sejumlah wilayah lainnya, seperti Homs, Aleppo, Idlieb dan Hama.
"Jumlah korban tewas ini merupakan yang terbanyak yang pernah tercatat dalam 16 bulan terakhir," ucap Direktur Syrian Observatoru for Human Rights, Rami Abdel Rahman, kepada AFP.
Ditambahkan Rami, jumlah korban tewas masih bisa bertambah mengingat konflik kekerasan dan bentrokan masih terus terjadi di beberapa wilayah. Selain itu, ada sejumlah jasad yang belum teridentifikasi.
(ita/nrl)











































