"Moskow dengan tegas mengutuk serangan kriminal baru oleh teroris-teroris ini, yang berusaha membunuh warga sipil tak bersalah yang termasuk wanita dan anak-anak," demikian statemen Kementerian Luar Negeri Rusia seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (19/7/2012).
"Mereka yang terlibat dalam kekejaman ini harus diidentifikasi dan menerima hukuman yang adil," demikian disampaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu terang-terangan menyebut Iran mendalangi serangan bom tersebut. Pengeboman ini terjadi bertepatan dengan peringatan 18 tahun serangan bom terhadap pusat komunitas Yahudi di Buenos Aires, Argentina yang menewaskan 85 orang.
(ita/nrl)











































