"Aksi teroris terhadap sejumlah pejabat militer dan keamanan Suriah, khususnya Menteri Pertahanan Letjen Dawoud Rajiha, membuat saya sedih dan berduka," kata Menteri Pertahanan Iran Brigjen Ahmad Vahidi dalam surat yang dikirimkan ke Menteri Pertahanan Suriah yang baru, Jenderal Fahd al-Jassem al-Freij.
"Para teroris tak pernah berhasil mengalahkan tekad bangsa-bangsa dan kali ini mereka tak akan bisa mengalahkan tekad bangsa Suriah yang kuat dan bermartabat," cetus pejabat tinggi Iran itu seperti dilansir media Iran, Press TV, Kamis (19/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi bom bunuh diri yang terjadi di Damaskus, ibukota Suriah pada Rabu, 18 Juli kemarin menewaskan sejumlah pejabat tinggi Suriah termasuk Menteri Pertahanan Dawoud Rajiha dan wakilnya, Assef Shawkat serta Asisten Wakil Presiden Hassan Turkmani. Sementara Menteri Dalam Negeri Mayjen Mohammad Ibrahim al-Shaโar dan panglima keamanan Jenderal Hisham Ikhtiyar terluka dalam insiden tersebut.
Kelompok pemberontak Free Syrian Army (FSA) mengklaim bertanggung jawab atas aksi bom bunuh diri itu. FSA bahkan mengancam akan kembali melakukan kekerasan di Damaskus dalam beberapa hari mendatang.
(ita/nrl)











































