Obama Kecam Keras Serangan Bom terhadap Warga Israel di Bulgaria

Obama Kecam Keras Serangan Bom terhadap Warga Israel di Bulgaria

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 19 Jul 2012 10:14 WIB
Obama Kecam Keras Serangan Bom terhadap Warga Israel di Bulgaria
Foto: AFP
Washington, - Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengecam serangan bom yang menewaskan warga Israel di Bulgaria. Obama pun mempertegas komitmen AS akan keamanan Israel dan solidaritas dengan rakyat Israel.

"Saya mengecam keras serangan teroris barbar terhadap warga Israel di Bulgaria. Doa dan simpati saya untuk para keluarga mereka yang tewas dan terluka, dan untuk rakyat Israel, Bulgaria dan negara lain yang warga negaranya menjadi korban dalam kejadian buruk ini," tutur Obama.

"Serangan terhadap warga sipil tak bersalah ini, termasuk anak-anak, benar-benar kelewatan. AS akan terus mendukung sekutu-sekutu kami dan memberikan bantuan apapuan yang diperlukan untuk mengidentifikasi dan mengadili para pelaku serangan ini," imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (19/7/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Obama pun kemudian menelepon Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menyampaikan hal yang sama.

Setidaknya 7 orang tewas dan banyak lainnya luka-luka dalam serangan bom di sebuah bus di bandara Black Sea di Bulgaria. Bus tersebut dipenuhi oleh para penumpang Israel. PM Netanyahu menuding Iran mendalangi serangan bom tersebut.

"Israel akan merespons dengan keras atas teror Iran ini," cetus Netanyahu. "Dalam beberapa bulan terakhir, kami telah melihat upaya-upaya Iran untuk membahayakan warga Israel di Thailand, India, Georgia, Kenya, Cyprus dan tempat-tempat lainnya," kata Netanyahu.

Serangan bom di Bulgaria ini terjadi bertepatan dengan peringatan serangan terhadap pusat komunitas Yahudi di Buenos Aires, Argentina pada tahun 1994 silam. Serangan bom tersebut menewaskan 85 orang dan melukai 300 orang. Israel juga menyalahkan Iran atas serangan bom tersebut. Namun Iran membantahnya.

(ita/nrl)


Berita Terkait