"Kita tak bisa terus seperti ini," kata Ban kepada para wartawan di Beijing, China seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (18/7/2012).
"Begitu banyak orang yang telah kehilangan nyawa mereka sepanjang waktu yang sangat lama tersebut," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat berharap bahwa para anggota Dewan Keamanan akan bisa membahas dengan segera dan mengambil aksi bersama atas dasar persatuan," imbuh pemimpin badan dunia itu.
Kunjungan Ban ke China dalam rangka membahas masalah Suriah dengan para pemimpin China. Sebelumnya, Ban juga telah berkunjung ke Rusia untuk maksud serupa. Rusia dan China yang merupakan dua negara sekutu erat Suriah, telah dua kali memveto alias menggagalkan resolusi DK PBB mengenai krisis Suriah.
Kedua negara bersikeras menolak adanya sanksi yang lebih keras terhadap Suriah guna menyelesaikan krisis berkepanjangan di negeri itu. Keduanya juga menentang desakan negara-negara Barat, khususnya Amerika Serikat soal pengunduran diri Presiden Suriah Bashar al-Assad.
(ita/nrl)











































