Jasad seorang wanita bernama Rosemary Snell dan seorang pria bernama Mike ditemukan dalam sebuah mobil yang terkubur longsoran di dalam terowongan Beasminster di Dorset pada Selasa (17/7) waktu setempat. Pasangan kekasih ini diduga terjebak di dalam terowongan ketika longsor terjadi dan tidak bisa menyelamatkan diri.
Anggota dewan kota setempat Ron Bond, mengaku kesal karena jasad kedua korban baru berhasil ditemukan setelah 10 hari. Namun Asisten Kepala Kepolisian Dorset James Vaughan memperkirakan keduanya meninggal seketika jika melihat pada begitu banyaknya reruntuhan longsor. Demikian seperti diberitakan oleh news.com.au, Rabu (18/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasangan ini dilaporkan terakhir kali terlihat mengendarai mobilnya pada Sabtu (7/7) sore waktu setempat. Pasangan ini tengah dalam perjalanan pulang dari Beaminster ke Misterton pada malam insiden longsor terjadi.
Saat itu, petugas penyelamat darurat telah dipanggil ke lokasi kejadian, namun upaya pencarian mereka di lokasi tidak membuahkan hasil. Otoritas setempat kemudian memutuskan untuk menutup terowongan tersebut, mengingat ancaman banjir dan longsor belum berhenti.
Beberapa hari kemudian, salah seorang rekan dan tetangga Rosemary, Carol Walker, menyadari hilangnya wanita lanjut usia tersebut ketika Rosemary tidak memenuhi janji makan siang dengannya. Carol kemudian melapor ke polisi, yang langsung mendatangi kediaman Rosemary dan tidak menemukannya.
Hasil pelacakan kartu kredit yang digunakan Rosemary menuntun polisi ke wilayah Beaminster. Jasad Rosemary dan kekasihnya ditemukan terkubur longsoran setinggi 2 meter.
"Ini sangat tragis, kecelakaan yang tidak biasa. Diperkirakan korban tengah mengendarai mobilnya keluar terowongan saat longsor terjadi. Mobil korban hancur cukup parah -- seperti terjebak di lautan lumpur. Ahli patologi akan mencari tahu penyebab kematian mereka, saya pikir mereka tewas seketika," ucap Vaughan.
(nvc/ita)











































