Teriakan tersebut mengacu ke Monica Lewinsky, wanita yang pernah dihebohkan dalam skandal seks dengan Bill Clinton, suami Hillary. Teriakan tersebut terdengar di luar konsulat AS yang dikunjungi Hillary untuk seremoni peresmiannya.
Seorang pejabat keamanan Mesir mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (16/7/2012), para demonstran yang berkumpul di pinggir jalan meneriakkan "Monica, Monica" dan "Irhal, Clinton" (Keluar, Clinton.)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilaporkan bahwa aksi demo tersebut diakibatkan oleh kecurigaan bahwa Washington telah membantu Ikhwanul Muslimin memenangi pemilihan presiden bersejarah di Mesir. Namun Hillary menegaskan, soal itu bukan urusan pemerintah AZS.
"Saya ingin menjelaskan bahwa AS tak punya urusan di Mesir soal memilih pemenang dan yang kalah, bahkan jika seandainya pun kami bisa, tentunya kami tak akan melakukannya," tegas Hillary saat pembukaan konsulat AS di Alexandria.
Konsulat tersebut ditutup pada tahun 1993 dikarenakan pengurangan anggaran namun telah dibuka kembali untuk membantu perekonomian Mesir di kota pelabuhan penting tersebut. Usai seremoni peresmian, Hillary bertolak menuju Israel untuk menggelar pertemuan yang diperkirakan akan fokus membahas program nuklir Iran dan proses perdamaian Palestina yang terhenti.
(ita/nrl)











































