Nekat Tembak Polisi Saat Dirazia, Blalang Dibui 10 Tahun

Nekat Tembak Polisi Saat Dirazia, Blalang Dibui 10 Tahun

- detikNews
Sabtu, 14 Jul 2012 14:24 WIB
Nekat Tembak Polisi Saat Dirazia, Blalang Dibui 10 Tahun
Ilustrasi
Kuala Lumpur, - Pengadilan Malaysia menjatuhkan vonis 10 tahun penjara terhadap seorang pria yang nekat menembak polisi saat terjaring razia. Pria ini merampas pistol polisi dan menembakkannya kepada seorang petugas sebanyak 4 kali.

Insiden ini terjadi saat Kepolisian Malaysia menggelar razia di sebuah kafe bernama 'Happy Land and Cafe' di Skudai, yang tengah mengadakan acara nonton bareng Final Piala Eropa 2012 antara Spanyol Vs Italia, pada 2 Juli lalu. Razia ini merupakan bagian operasi tim pencegahan tindak kriminal yang dilakukan kepolisian setempat.

Saat diminta petugas untuk menunjukkan kartu identitasnya, pria bernama Blalang ini justru merampas pistol milik seorang petugas dan menembaknya sebanyak 4 kali. Polisi yang lain pun segera merampas pistol dari tangan Blalang dan kemudian menahannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan si petugas yang tertembak yang bernama Snilus, langsung dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Untunglah, kini kondisinya cukup stabil dan masih dirawat di rumah sakit setempat.

Demikian seperti dilansir oleh Asia One, Sabtu (14/7/2012).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Blalang pun diadili di pengadilan setempat. Dan dalam persidangan yang digelar kemarin (13/7), Hakim Zamri Bakar menjatuhkan vonis 10 tahun penjara terhadap Blalang. Dia dinyatakan bersalah atas dakwaan percobaan pembunuhan.

Hakim Zamri juga juga menyatakan Blalang bersalah atas dakwaan melakukan aksi kekerasan dengan sengaja hingga melukai seseorang. Untuk dakwaan ini, Blalang divonis 1 tahun penjara.

Dalam pembelaannya, Blalang menyebut dirinya tidak sepenuhnya sadarkan diri saat melakukan tindakan nekat tersebut. Dia mengakui tengah dalam pengaruh alkohol. Kepada hakim, Blalang mengaku menyesali perbuatannya tersebut.

(nvc/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads