Penguin-penguin ini ditemukan mati di sepanjang pantai yang terletak di antara dua kota, Tramandai dan Cidreira, sekitar 100 km dari Porto Alegre, negara bagian Rio Grande do Sul. Pusat Kajian Pantai dan Kelautan setempat (Ceclimar) menyatakan, para dokter hewan tengah menyelidiki kematian 512 penguin ini.
Menurut otoritas setempat, sekitar 30 sampel telah diambil dari jasad-jasad penguin tersebut dan diteliti di Universitas Porto Alegre. Hasil penelitian akan dipublikasikan dalam waktu sebulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penguin-penguin yang mati misterius ini merupakan jenis penguin Magellenic. Nama mereka berasal dari habitat mereka dimana mereka berkembang biak, yakni di Magallenes dan di wilayah bagian selatan Argentina dan Chili.
Penguin jenis ini memiliki kebiasaan untuk bermigrasi ke wilayah utara pada setiap bulan Maret dan September. Penguin ini biasa memakan ikan-ikan kecil dan binatang kecil lain seperti siput laut. Sedangkan musuh utama mereka adalah anjing laut.
(nvc/nwk)










































