Biro Rumah Tangga Kerajaan menyatakan, detak jantung dan tekanan darah sang Raja kini telah kembali normal menyusul insiden yang terjadi pada Kamis, 12 Juli malam waktu setempat.
Tim dokter kerajaan harus merawat raja berumur 84 tahun itu setelah tangan kanannya mengalami kejang dan jantungnya berdetak sedikit lebih cepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menjalani perawatan, pendarahan itu pun terhenti. Raja Bhumibol dimasukkan ke rumah sakit pada September 2009 untuk menjalani perawatan atas gangguan pernafasan. Kemunculan terakhir Raja Bhumibol di depan publik adalah pada 7 Juli lalu ketika dia melakukan tur Sungai Chao Phraya dengan kapal Angkatan Laut.
(ita/nrl)











































