Komplotan tahanan tersebut kabur dari penjara di kota Cotabato City setelah menggunakan gergaji yang diselundupkan lewat sekat besi jendela kamar mandi. Kepolisian setempat tengah melakukan operasi perburuan untuk menangkap kembali para narapidana tersebut.
"Operasi pengejaran yang melibatkan Marinir tengah berlangsung," kata kepala kepolisian setempat Danny Reyes kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (10/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu tahanan yang kabur diidentifikasi sebagai Datukan Samad, seorang bandit tingkat tinggi yang didakwa atas serangkaian pembunuhan, perampokan, dan penculikan.
Dikatakan Reyes, tidak jelas bagaimana para tahanan mendapatkan gergaji tersebut. Namun diduga kejadian ini melibatkan petugas sipir yang telah disuap. Otoritas penjara mengakui, korupsi merupakan masalah utama di banyak penjara khususnya di wilayah-wilayah provinsi.
(ita/nrl)










































