Dalam voting parlemen yang digelar Jumat (6/7) setempat seperti diberitakan CNN, Sabtu (7/7/2012), sebanyak 256 anggota menyetujui mosi tersebut. Sementara 114 suara menolak mosi.
Setelah ini, Rumania akan menggelar referendum pada 29 Juli mendatang. Dalam referendum nasional itu, rakyat Rumania akan menentukan apakah mereka masih tetap menginginkan Basescu memimpin negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama penonaktifan Basescu, pemimpin Partai Nasional Liberal Crin Antonescu, yang juga ketua Senat, akan menjadi presiden interim.
Dalam pidatonya di parlemen sebelum voting dilakukan, Basescu menuding koalisi berkuasa mengendalikan sistem kehakiman negara dan institusi publik. Dicetuskan Basescu, krisis politik ini akan mendatangkan dampak negatif jangka panjang bagi Rumania.
Ini merupakan kedua kalinya Basescu dinonaktifkan sejak dirinya berkuasa 8 tahun silam. Penonaktifan pertama terjadi pada tahun 2007. Namun Basescu kemudian menang dalam referendum nasional yang digelar sehingga dia pun kembali memimpin negara.
(ita/ita)











































