Kepolisian setempat menyatakan seperti dilansir News.com.au, Sabtu (7/7/2012), insiden itu terjadi di rumah seorang milisi pro-pemerintah Irak.
Pelaku bom bunuh diri masuk ke rumah pemimpin milisi Sunni setempat pada Jumat, 6 Juli malam waktu setempat. Saat itu tengah berlangsung sebuah acara keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setidaknya 30 orang lainnya mengalami luka-luka dalam serangan bom tersebut. Pihak paramedis di Ramadi mengkonfirmasi jumlah korban tewas.
Serangan bom bunuh diri ini merupakan serangan terbaru dari rentetan kekerasan yang meningkat di Irak dalam beberapa bulan terakhir. Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas aksi bom bunuh diri tersebut. Namun serangan-serangan sebelumnya diduga dilakukan para militan terkait Al-Qaeda.
(ita/ita)











































