Hal itu dicetuskan mantan ibu negara AS itu dalam pertemuan mengenai Suriah, "Friends of the Syrian People" di Paris, Prancis pada Jumat, 6 Juli waktu setempat.
Dalam pertemuan itu, Hillary mengkritik pemerintah Rusia dan China dan mendesak adanya tekanan pada dua negara itu agar menghentikan dukungan mereka terhadap pemerintah Suriah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Satu-satunya cara agar itu berubah adalah jika semua negara yang hadir di sini, secara langsung dan segera menunjukkan dengan jelas bahwa Rusia dan China akan membayar," kata Hillary.
Rusia dan China tidak hadir dalam pertemuan "Friends of the Syrian People" tersebut karena menganggap pertemuan itu berat sebelah.
"Kami telah dengan terang-terangan menyebutkan alasan mengapa kami tak bergabung dalam mekanisme ini, yang namanya merupakan kontradiksi antara kata-kata dan perbuatan," ujar Menlu Rusia Sergei Lavrov beberapa hari lalu.
Dalam pertemuan "Friends of the Syrian People" negara-negara mengeluarkan pernyataan bersama yang isinya menuntut Presiden Suriah Bashar al-Assad mengundurkan diri.
(ita/ita)











































