Aksi pembelotan militer ini merupakan yang kelima belas kalinya terjadi sejak unjuk rasa menentang rezim Presiden Bashar al-Assad pecah pada Maret 2011 lalu. Pada Rabu (4/7) kemarin, total ada 66 orang yang melarikan diri ke Turki. Jumlah tersebut termasuk seorang jenderal dan dua orang kolonel, beserta para tentara dan keluarga mereka.
Demikian seperti disampaikan oleh salah seorang diplomat Turki yang enggan disebut namanya dan dilansir oleh AFP, Kamis (5/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Juni lalu, dilaporkan lebih dari 30 tentara Suriah termasuk perwira tinggi melintas ke perbatasan Turki setelah membelot dari angkatan bersenjata Suriah. Tercatat total ada 35 ribu warga Suriah yang melarikan diri ke Turki sejak Maret tahun lalu dan aksi kekerasan marak di Suriah.
Diketahui bahwa kondisi di Suriah saat ini terus memburuk dan korban jiwa pun terus berjatuhan. Tidak sedikit warga sipil yang menjadi korban dalam berbagai pertempuran maupun kekerasan yang dilakukan tentara pro-rezim Presiden Assad di negara tersebut.
(nvc/ita)











































