Kebijakan ini akan mulai diterapkan pada 14 Juli mendatang. Nantinya, setiap warga negara asing yang berprofesi sebagai penari bugil maupun yang bekerja di dunia prostitusi dan tempat pijat, tidak akan lagi mendapat izin kerja sementara di Kanada.
"Untuk melindungi pekerja asing yang rawan mengalami tindak pelecehan ataupun eksploitasi seksual dalam pekerjaannya," terang Menteri Imigrasi Kanada, Jason Kenney, seperti dilansir oleh AFP, Kamis (5/7/2012). Kebijakan ini diatur dalam undang-undang kumpulan anggaran yang disahkan parlemen bulan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui juga bahwa upaya pemberlakuan kebijakan yang sama sempat ditolak pada tahun 2007 lalu. Saat itu, banyak protes mengalir dari para pemilik klub tari bugil di Kanada yang menyatakan, pihaknya sangat bergantung pada para penari bugil dari Eropa Timur dan Asia untuk menghibur tamu-tamunya.
"Mereka cantik, eksotis, dan sangat profesional. Melarang mereka bekerja di Kanada hanya membuat mereka lebih menderita dalam kemiskinan di negara asalnya," ucap salah satu pemilik klub tari telanjang kepada AFP saat itu.
Namun kini, dengan kebijakan yang baru ini, sejumlah klub terpaksa melakukan perubahan. Dan sebagian besar klub tari telanjang di Kanada saat ini, mengaku pihaknya hanya mempekerjakan penari telanjang dalam negeri.
(nvc/ita)











































