Seperti diberitakan oleh media Inggris, mirror.co.uk, Rabu (4/7/2012), wanita bernama Nicola Hibberd ini juga mengaku kepada kolega dan orangtuanya bahwa dirinya menderita penyakit non-Hodgkin lymphoma, semacam kanker darah putih. Nicola bahkan memiliki surat dokter palsu soal penyakitnya tersebut, beserta hasil pemeriksaan rutin fiktif buatannya sendiri.
Nicola bekerja sebagai guru di sebuah SMP di Shirebrook, Nottinghamshire, Inggris. Kepada murid-muridnya dan pihak sekolah, Nicola juga memberitahukan soal penyakit palsunya tersebut. Kebohongan ini dijalaninya selama bertahun-tahun dia mengajar di sekolah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengetahui bahwa Nicola telah berbohong, Steve pun memanggilnya. Nicola akhirnya memutuskan berhenti dari pekerjaan sebagai guru di sekolah tersebut.
Namun kasus ini telah ditangani oleh Badan Pengajaran (Teaching Agency) yang tergabung secara resmi dalam Departemen Pendidikan Inggris. Hasil penyelidikan Badan Pengajaran menyatakan, klaim penyakit kanker telah diungkapkan Nicola sejak pertama mengajar di sekolah tersebut pada tahun 2006 silam.
Namun tidak diketahui pasti alasan Nicola mengaku-ngaku menderita penyakit kanker akut tersebut. Dalam pembelaannya, Nicola sama sekali tidak menjelaskan soal motifnya.
Pihak Badan Pengajaran pun menyatakan Nicola bersalah telah melakukan perbuatan tidak profesional yang tidak pantas. Dia pun dijatuhi sanksi larangan mengajar dalam waktu yang tak terbatas.
"Sangat jelas bahwa ini bukanlah perilaku yang diharapkan publik dari seorang guru," demikian bunyi laporan Badan Pengajaran tersebut.
(nvc/ita)











































